Kamis, 19 Juli 2018

BMS DAN PPJR

PerbandingaPeraturaPembebanan Jembatan antaraBMS(1992) dan PPJR (1987)
Perbedaan antara kedua peraturan tersebut adalah pada konsep perancanganna. PPJJR1987 menggunakan konsep tegangan kerja, sedangkan pada BMS 199 menggunakan Pr!ns!p beban batas.
Bridge Management System (BMS ’92)
Peraturan
 perencanaan
 jembatan B!na Marga "BMS #9$
merupakan pegangan
dalam
 perencanaan
 jembatan d! %ndones!a. Peraturan !n!
member!kan
saran
 perencanaan
 jembatan &ang dapat menjam!n t!ngkat keamaan, kegooaan dan
t!ngkat penghematan
&ang mas!b dapat d!ter!ma dalam
 perencanaan
struktur jembatan ataudengan kata
la!n
merupakan standar m!n!mum &ang menjam!n
keamanan,
kegunaandan
 penghematan
dalam
 perencanaan
 jembatan "&ang mas!h dapat
d!ter!ma$.
'onsep desa!n pada struktur jembatan
menggunakan anal!s!s
 batas (a&an
&a!tu
Ultimate
 Limit
States(ULS).
 
)ks!*aks! &ang dapat
men&ebabkan
suatu jembatan
menjad!
t!daamanmerupakaaks!*aks! batas
(ultimate actions)
dan respon jembatan
&ang d!sebabkann&a
merupakan keadaabatas puncak
(Ultimate
 Limit
State ,
 
+(S
$.
'eadaan batas puncak
adalah
a.'eh!langan
kese!mbangan
stat!s ak!bat
 sliding, overturning
atau
terangkat ba!k
sebag!an maupun keseluruhan
 jembatan.
 b.'erusakan bag!an jembatan ak!bat -at!k dan atau
 fwrosi
&ang
men&ebabkan
keruntuhan dapat
terjad!.
c.'eadaapuma elast!s atau tekuk d!mana
keruntuhan
dapat terjad! pada satu
atau
leb!h bag!an
 jembatan.
d.'eruntuhan -ondas! &ang
men&ebabkan pergerakan
&ang
 bedeb!han,atau
keruntuhan
 bag!an*bag!an
 pent!ng
 jembatan.
)ks! ult!mate
d!d!-!n!s!kan, adan&a
kemungk!nan
/ keadaan untuk
d!lampau!
se0ama umurrencana
 jembatan.
 
menurut BMS*199, Pr!ns!p*Pr!ns!p Perancangan Jembatan antara la!n mel!put! 
'ehandalan kekuatan elemen struktur dan stab!l!tas s!stem struktur 
'ela&anan structural
'eaetan
'emudahan pelaksanaan
2konom!s
)estet!s
Peraturan PEMBEBANAN Jembatan Jaan Raya (PPJJR ’87)
PPJJR 1987 pada dasarn&a menggunakan konsep 3egangan 'erja &ang ada pada pembebanann&a
. 4alam
 perencanaan pembebanan jembatan d!perlukan
da&ala&an &ang
cukup. Seh!ngga
dalaha!n!
d!perlukan peraturan
&anakan
memenuh! pembebanan pada umumn&a. Sebelum melakukan anal!s!s perh!tunganstruktur jembatan, seorang
 perencana
 perlu
mencermat! beban*beban
&ang akan
 bekerja
&ang
d!sesua!kadengan peraturan
&ang
 berlaku. 4!set!ap
negara
kemungk!naperaturan khusus untuk pembebanan jembatan
akan
 berbeda
antara
negara
&ang satu
dengan
&ang
la!nn&a.
Peraturan pembebanan
 jalan ra&a d!
%ndones!a d!kemas
dalam
#Peraturan Pembebanan
 
Jembatan
Jalan Ra&3ahun
l987"PPJJR
1987$ atau B!na
Marga. Ber!kut
!n!
adalah
 peraturan pembebanan
&ang
d!pergunakan
dalam
menganal!s!s sruktur
 jembatan,
1.Beban Pr!mea.BebaMat! b.Beban h!dupc.Beban kejutd.5a&a ak!bat tekanan tanan.Beban sekundea.Beban ang!na b.5a&a ak!bat perbedaan suhuc.5a&a ak!bat rangkat susut
 
d.5a&a rem dan traks!e.5a&a ak!bat gempa bum!-.5a&a gesekan pada tumpuan*tumpuan bergerak 6.Bebakhususa.5a&a sentr!-ugal b.5a&a tumbukan pada jembatan la&!ngc.5a&a dan beban selama pelaksaand.5a&a al!ran dan tumbukan benda*benda han&utan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar